Rangkuman materi Mikroprosessor
Pengenalan Mikroprosessor
Mikroprosesor
Sebuah chip (keping) yang dapat melaksanakan operasi-operasi hitungan, operasi nalar, dan operasi kendali secara elektronis (digital)
Mikrokomputer
Mikrokomputer
Suatu sistem mikroprosesor, yang minimum terdiri dari chip mikroprosesor, ROM yang berisi firmeware, RAM yang berisi program atau data sementara, dan Piranti input-output (I/O device) yang berguna untuk komunikasi antara sistem
mikroprosesor dengan piranti yang dikendalikan. (komunikasi dengan operator/user). Sistem tersebut disusun pada suatu PCB (Printed Circuit Board).
Mikrokontroler
mikroprosesor dengan piranti yang dikendalikan. (komunikasi dengan operator/user). Sistem tersebut disusun pada suatu PCB (Printed Circuit Board).
Mikrokontroler
Sebuah chip yang didalamnya terkandung sistem interkoneksi antara Mikroprosesor, RAM, ROM, I/O interface, dan beberapa peripheral. Mikrokontroler disebut juga On-chip-Peripheral.
ALU
ALU
Merupakan bagian pengolah bilangan biner dari sebuah prosesor. ALU bertugas melakukan operasi-operasi aritmatika dan logika sesuai dengan instruksi yang diberikan.
Control Unit
Salah satu bagian dari CPU yang bertugas untuk memberikan arahan / kendali / kontrol terhadap operasi yang dilakukan di bagian ALU (Arithmetic Logical Unit) di dalam CPU tersebut. Output dari CU ini akan mengatur aktivitas dari bagian lainnya dari perangkat CPU tersebut.
Register
Perangkat memori sementara yang menyimpan data. Register membantu CPU dalam melaksanakan instruksi. Mereka dikelola oleh unit kontrol. Register berfungsi untuk tempat penyimpanan yang berisi data dan informasi lainnya yang sering dibutuhkan ketika sebuah program sedang berjalan. Register dimaksudkan untuk dapat diakses dengan sangat cepat.
Jenis-jenis RAM
· Dynamic RAM (D RAM) RAM jenis ini adalah penyimpanan yang memerlukan refresh ataupun penyegaran dari CPU yang dilakukan secara berjala agar data yang ada di dalam RAM tersebut tidak hilang.
· SD RAM adalah singkatan dari Sychronous Dynamic Random Access Memor. RAM jenis ini adalah lanjutan dari D RAM, hanya saja telah mengalami sinkronisasi dari clock system. Biasanya, proses dari SD RAM sedikit lebih cepat dari yang dimiliki oleh D RAM.
· DDR atau yang dikenal dengan Double Rate Random Access Memory ini adalah RAM yang memiliki teknologi lanjutan. Bisa dibilang, DDR RAM ini adalah jenis RAM yang merupakan versi lanjutan dari SD RAM. Versi terbaru yang dimiliki oleh DDR RAM ini adalah DDR2 dan DDR3. Besar kemungkinan versi DDR RAM selanjutnya akan keluar lagi.
· Stock ROM
ROM jenis ini adalah ROM yang merupakan bawaan dari sistem operasinya yang asli dan belum dimodifikasi. Stock ROM memiliki fungsi yang masih sesuai dengan standar pabrik dari komputer dan tidak memiliki pengembangan dan perubahan.
ROM jenis ini adalah ROM yang merupakan bawaan dari sistem operasinya yang asli dan belum dimodifikasi. Stock ROM memiliki fungsi yang masih sesuai dengan standar pabrik dari komputer dan tidak memiliki pengembangan dan perubahan.
Custom ROM
ROM jenis ini adalah ROM yang mudah dimodifikasi dan cocok digunakan untuk digunakan oleh para pengembang independen. Custom ROM sangat cocok untuk menyimpan berbagai data penting yang dimiliki perusahaan. Hal ini dikarenakan karena custom ROM bisa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan perusahaan itu sendiri.
ROM jenis ini adalah jenis custom ROM yang dikembangkan langsung dari Google dan OS, serta paling banyak ditemui pada perangkat android.
Memory Volitile
Merupakan jenis memory computer yang datanya dapat ditulis dan dihapus kembali secara berulang-ulang, namum pemakaiannya bersifat sementara karena memerlukan aliran listrik. Jadi jika tidak ada airan listrik, makan memory volatile tidak dapat bekerja.
Contoh : RAM
Memory Non-Volitile
Merupakan jenis memory computer yang umumnya digunakan untuk menyimpan konfigurasi yang dilakukan oleh firmware, seperti BIOS, EFI atau firmware-firmware lainnya. Tidak seperti memory volitile, memory jenis ini dapat menyimpan data walaupun tidak ada listrik sama sekali, jadi data didalmnya akan tetap ada.
Contoh : ROM , Hardisk
Arsitektur Mikroprosessor
MIKROPROSESSOR 8085
Mikroprosesor 8085 menyertakan semua fitur chip 8224 sebagai pembangkit clock dan chip 8228 sebagai pengontrol sistem sehingga meningkatkan level penyatuan sistem. Mikroprosesor 8085 jika disatukan dengan chip RAM 8156 dan ROM/PROM 8355/8755 akan menjadikannya sebuah sistem yang lengkap. Mikroprosesor 8085 menggunakan bus data multipleks dan membutuhkan dukungan chip 825X-5. Alamat terbagi dua menjadi bus alamat 8-bit dan bus data 8-bit. Pengunci alamat dalam chip memori 8155/8355/8755 menjadikannya dapat langsung berhubungan dngan mikroprosesor 8085. Keluarga mikroprosesor 8085 juga dikenal sebagai MCS-85.
ARSITEKTUR MIKROPROSESSOR 8085
Mikroprosessor 8085 mempunyai 10 buah register yang dapat diisi oleh programmer secara langsung, dimana 6 buah register ini dapat disusun membentuk 6 buah register 8 bit atau 3 buah register 16-bit. 4 Register yang lain adalah merupakan register khusus yang disusun secara terpisah.
Diagram blok dari Arsitektur dalam dari Mikroprosessor 8085 ditunjukkan pada gambar berikut :
- Saluran Data, Alamat dan Kendali
Saluran Data terdiri dari 8-bit dimana saluran ini dibedakan atas saluran internal yaitu saluran yang terdapat didalam CPU dan saluran eksternal yang dihubungkan ke serpih-serpih pendukung lainnya seperti memori, peralatan I/O, dan sebagainya. Saluran ini berfungsi untuk mentrasfer data baik yang dikeluarkan maupun yang masuk ke Mikroprosesor (bi-direktional).
Saluran-saluran kendali eksternal yang terdiri dari RD, WR, ALE, SO, SI, IO/M , HLDA, Reset In, Reset Out. Saluran-saluran ini masing-masing satu jalur, yang berfungsi untuk mengendalikan peralatan memori, input-output dan juga merupakan saluran untuk mengendalikan kerja Mikroprosesor.
Saluran alamat terdiri dari 16-bit yang dibagi atas dua bagian yaitu AD0-AD7 yang merupakan saluran alamat byte rendah dan sekaligus saluran data, serta A8-A15 yang merupakan saluran alamat byte tinggi. Alamat rendah dimultipleksagar dapat berfungsi sebagai saluran alamat dan juga saluran data dimana keadaan ini dikendalikan oleh ALE. Saluran alamat terdiri dari 16-bit sehingga jangkauan alamat memori adalah sebesar 216 atau 65.536 lokasi alamat. Saluran data terdiri dari 8-bit, yang bearti CPU menerima, mengirim dan mengolah data sebanyak 8-bit secara serentak.
- Pengendali dan Pewaktu (Timing and Control Unit)
Unit ini terdiri dari sebuah osilator dan sebuah pengendali pengurut. Osilator menghasilkan sinyal detak (clock) yang berfungsi untuk men-sinkronkan kerja CPU dengan register atau memori. Unit ini juga menghasilkan clokc untuk perangkat pendukung yaitu Clokc Out.
Pengendali–pengurut juga menghasilkan sinyal kendali yang diperlukan untuk pengendali internal maupun eksternal. Operasi pengedali-pengurut ini diatur oleh program-mikro yang terdapat dalam sebuah ROM/EPROM. ROM ini berisikan semua program-mikro yang diperlukan dalam eksekusi instruksi. Selama instruksi-mikro dibaca dari ROM kendali, sinyal-sinyal kendali disalurkan kepada bus-bus data internal dan eksternal. Efek yang ditimbulkannya adalah memindahkan data antar register, melaksanakan operasi aritmatik-logik, memasukkan atau mengeluarkan data dan sebagainya tergantung instruksi yang diberikan.
- Unit Operasi Aritmatik dan Logika (ALU)
Sebagai operasi aritmatik dan logika dilakukan di dalam ALU. Operasi-operasi yang dapat dilakukan ALU adalah:
- Penjumlahan (Add), Penambahan satu (Increment)
- Pengurangan (Subtract), Pengurangan satu (Decrement)
- Logika OR, EX-OR, AND, dan NOT (Complement)
- Perbandingan (Compare)
- Pergeseran ke kiri atau ke kanan satu bit (Shift)
- Berputar ke kiri atau ke kanan (Rotate).
- Register Mikroprosessor 8085.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Mikroprosessor 8085 mempunyai 10 buah register dimana register-register ini dibagi atas dua kelompok, yaitu :
- General Purpose Register (Register Serba Guna)
- Special Purpose Register (Register Khusus).
- Register Serba Guna ( General Purpose Register )
Dikatakan serba guna kerena pemakaian register ini bersifat umum. Susunan dari register-register ini seperti sebuah RAM kecil (8-bit atau 16-bit) di dalam CPU. Register ini dapat digunakan sebagai tempat penyalinan data sementara atau sebagai tempat penyimpanan hasil operasi mikroprosesor. Register serba guna ini terdiri dari 6 buah register 8-bit yang disebut dengan register B, C, D, E, H, dan L. Untuk pengoperasian 16-bit register ini dapat berpasangan menjadi pasangan register BC, DE, HL.
- Register Khusus (Special Purpose Register)
Dikatakan khusus karena fungsinya secara khusus. Register khusus ini terdiri atas 4 bagian yaitu :
Akumulator, Register Bendera, Program Counter (PC), Stack Pointer (SP).
- Akumulator (Accumulator)
Akumulator disebut juga dengan Register A yang merupakan register yang amat penting, kerena register ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan hasil setiap operasi aritmatik-logik dan juga sebagai tempat masukan untuk ALU. Data bus internal yang dihubungkan ke ACC ini merupakan dua arah (bidirectional) yang bearti akumulator ini berpasangan dengan register Bendera (Flag).
- Register Bendera (Flag Register, F)
Register Bendera berfungsi sebagai indikator atau menyatakan keadaan dari hasil operasi ALU. Register ini terdiri dari 8-bit tetapi hanya 5-bit yang dipakai yaitu: Zero (Z), Sign (S), Parity (P), Carry (Cy) dan Auxilary Carry (AC). Susunan bit daru Register Bendera digambarkan sebagai berikut:
- Program Counter (PC)
Pengeksekusian suatu program adalah pelaksanaan instruksi demi instruksi, dimana instruksi ini telah terlebih dahulu disimpan di dalam memori. Jadi untuk melaksanakan instruksi tersebut dibutuhkan suatu alamat yang menunjukkan lokasi penyimpanan instruksi tersebut di dalam memori. Alamat lokasi memori yang akan dituju ini diambil dari program counter. Program Counter ini merupakan register 16-bit, dengan demikian jangkauan alamatnya adalah 216 = 64 kByte.
- Stack Pointer
Stack merupakan bagian dari memori yang dialokasikan untuk menyimpan data dan alamat, misalnya saat instruksi PUSH atau CALL. Alamat awal dari stack ini ditandai oleh Stack Pointer. Stack dapat diakses dengan menggunakan program. Penumpukan data pada Stack ini mempunyai sifat LIFO (Last In – First Out). Pemindahan data dari register CPU ke Stack dapat dilaksanakan dengan instruksi PUSH dan yang sebaliknya adalah POP. Stack Pointer (SP) merupakan register 16-bit dengan demikian jangkauan alamat adalah sebesar 216 = 64 kByte.
- Pengendalian Interupsi (Interrupt Control)
Mikroprosessor 8085 mempunyai 5 (lima) masukan untuk permintaan interupsi hardware yaitu : TRAP, RST, 7.5, RST 6.5, RST 5.5 dan INTR, dimana setiap interupsi ini mempunyai peringkat prioritas. Jika ada sinyal interupsi maka CPU akan mengeluarkan sinyal INTAL yang merupakan pemberitahuan bahwa interupsi tersebut dikenali dan kemudian CPU akan mengerjakan program dimana alamatnya sesuai dengan alamat vektor interupsi tersebut. Urutan prioritas dan alamat program yang akan dikerjakan CPU ditunjukkan pada tabel 1. Semua pengendali interupsi hardware dilaksanakan oleh unit kendali interupsi ini.
- Konfigurasi Penyemat Mikroprosessor 8085
Mikroprosessor 8085 dibuat dalam bentuk kemasan DIP (Dual-Inline Package) dengan 40 penyemat (Pin), dimana bentuk fisik dari chip ini digambarkan pada gambar 3. Beberapa istilah yang berhubungan dengan konfigurasi penyemat ini adalah :
- Aktip Rendah, Aktip Tinggi:
Suatu penyemet disebut aktip rendah (Low) jika untuk mengaktipkan penyemat ini diperlukan logika 0, dan sebaliknya jika yang diperlukan adalah logika 1 maka penyemat ini disebut aktip tinggi (High). Aktip rendah ditandai dengan garis stirp atas.
- Input (masukan): suatu penyemat disebut sebagai input bila penyemat ini hanya berfungsi untuk menyalurkan data kedalam CPU.
- Output (keluaran) : Disebut sebagai output bila penyemat berfungsi hanya untuk mengeluarkan data keluar dari CPU.
- Input / Output (masukan / keluaran) : Dimana input / output bila penyemat tersebut berfungsi menyalurkan data ke dan dari dalam CPU.
- Tri-state (3-keadaan).
MIKROPROSESSOR 8086
Intel 8086 mikroprosesor adalah anggota pertama dari keluarga prosesor x86 . Diiklankan sebagai " source-code kompatibel " dengan Intel 8080 dan Intel 8085 prosesor , 8086 tidak kode objek kompatibel dengan mereka . 8086 memiliki arsitektur 16 - bit lengkap - 16 - bit register internal , 16 - bit data bus , dan alamat 20 - bit bus ( 1 MB memori fisik ) . Karena prosesor memiliki register indeks 16 -bit dan pointer memori , secara efektif dapat mengatasi hanya 64 KB memori . Untuk mengatasi memori luar 64 KB CPU menggunakan register segmen – register ini menentukan lokasi memori untuk kode , stack , dan data tambahan 64 KB segmen . Segmen dapat diposisikan di mana saja di memori, dan , jika perlu , program pengguna dapat mengubah posisi mereka .
Metode ini memiliki satu keuntungan besar sangat mudah untuk menulis kode memori independen ketika ukuran kode , stack dan data yang lebih kecil masing-masing dari 64 KB. Kompleksitas kode dan pemrograman meningkat , kadang-kadang secara signifikan , ketika ukuran stack, data dan , atau kode lebih besar dari 64 KB . Untuk mendukung berbagai variasi memori canggung menangani skema ini banyak kompiler 8086 termasuk 6 model memori yang berbeda : kecil , kecil , kompak , menengah, besar dan besar . Keterbatasan pengalamatan 64 KB langsung telah dieliminasi dengan pengenalan modus terproteksi 32-bit dalam prosesor Intel 80386 .
Set instruksi intel 8086 termasuk instruksi string yang sedikit sangat kuat . Ketika instruksi ini diawali oleh REP ( ulangi ) instruksi , CPU akan melakukan operasi blok - memindahkan blok data , membandingkan blok data , kumpulan data blok untuk nilai tertentu , dan lain-lain, yang satu 8086 senar instruksi dengan awalan REP bisa melakukan banyak sebagai instruksi lingkaran 4-5 pada beberapa prosesor lainnya . Agar adil , Zilog Z80 termasuk langkah dan instruksi blok pencarian , dan Motorola 68000 bisa menjalankan operasi blok hanya menggunakan dua instruksi.
8086 mikroprosesor menyediakan dukungan untuk Intel 8087 numerik co - processor . CPU mengakui semua Floating- Titik ( FP ) instruksi . Ketika instruksi FP referensi memori , CPU menghitung alamat memori dan melakukan membaca memori . Alamat dihitung , dan mungkin membaca data , ditangkap oleh FPU . Setelah itu hasil CPU ke instruksi berikutnya , sedangkan FPU mengeksekusi instruksi floating-point . Dengan demikian, baik instruksi integer dan floating-point dapat dijalankan secara bersamaan.
Intel 8086 CPU yang asli diproduksi menggunakan teknologi HMOS . Kemudian Intel memperkenalkan 80C86 dan 80C86A - versi CHMOS CPU. Mikroprosesor ini memiliki konsumsi daya yang jauh lebih rendah dan menampilkan modus siaga .
A. Segmentasi Memori
Sebuah fitur khusus adalah segmentasi memori . Karena hanya mungkin dengan alamat 16 - bit register untuk mengatasi hingga 64 kB memori , harus menemukan cara untuk tetap menangani memori lebih mungkin bisa, Intel mengumumkan prosesor 20 baris alamat untuk 220 alamat (hingga 1 megabyte RAM ) . Untuk mengatasi memori ke 65.536 tumpang tindih rentang alamat ( segmen ) dibagi dengan 64 ukuran KB . Dengan cara ini , chip adalah mungkin untuk mengatasi sampai dengan 1 MB , dan dapat dilakukan dalam setiap segmen dengan alamat 16 - bit . Sebagai formula untuk mengakses lokasi memori fisik berikut hubungan didirikan : alamat fisik = register segmen × 16 + offset. Dengan total empat , juga 16 bit masing-masing segmen besar register segmen dapat dimulai kapan saja batas 16 - byte .
Misalnya, ketika segmen register 1234hex alamat , dan offset mendaftar memegang 5678hex alamat , yang biasanya ditulis sebagai 1234:5678 , akses memori yang sebenarnya ke alamat yang 1234hex × + 10hex 5678hex = 12340hex + = 179B8hex 5678hex.
Keuntungan dari termasuk segmentasi memori adalah portabilitas mudah program 8 - bit dan kepadatan kode lebih tinggi , kelemahan pemrograman yang rumit dan pembatasan untuk satu megabyte , arsitektur 16 - bit lainnya biasanya diperbolehkan ruang alamat 16 MB . Tapi 1 MB pada akhir tahun 1970 , untuk mikro tetap jauh lebih banyak daripada yang sebenarnya dibutuhkan atau dipasang pada memori , juga karena tingginya harga RAM ( PC IBM , misalnya, memiliki awalnya mengkonsumsi ke maksimal 64 KB memori komputer rumah dari waktu yang sama biasanya masih jauh lebih sedikit ) .
B. Register
Dibandingkan dengan prosesor 16 - bit lainnya , 8086 memiliki jumlah register yang kecil . Bagi banyak operasi seringkali hanya spesifik mendaftar dapat digunakan - 8086 dengan demikian merupakan Akkumulatorrechner diperpanjang sebagai tujuan umum register biasanya hanya empat yang tersedia. Permanen ditugaskan untuk fungsi mendaftar , misalnya, ( integer) perkalian : multiplicand harus disimpan dan kemudian perkalian akan disebut dengan multiplier sebagai argumen dalam register AX . Hasilnya kemudian diperoleh pada register DX dan AX .
Oleh perusahaan ini mendaftar obligasi yang sering dipaksa untuk disimpan dengan aman di stack atau di memori dan beban dari sana , karena instruksi prosesor sering menentukan register dapat digunakan hanya untuk nilai menengah . Prosesor 16 - bit lainnya memperbolehkan kontras yang dipilih akan digunakan untuk keperluan umum mendaftar untuk setiap operasi dan karena itu harus memastikan hasil antara langka ke stack dan RAM (unit register), juga memiliki arsitektur ini biasanya 16 atau lebih register , sedangkan 8086 ( disebutkan dikurangi segmen register ) hanya empat cukup umum dan empat register tertentu yang didukung . Ini adalah masalah karena yang mengakses ke memori dibandingkan dengan mendaftar akses sangat lambat.
Konsep ini mendaftar mewarisi 8086 skor pada penggantinya 80286 dan semua kemudian, yang disebut prosesor keluarga x86 , tetapi jumlah register telah dua kali lipat dalam modus x64 baru , prosesor saat ini , setelah semua , di samping itu, register dari x86 generasi 64 bit "lebar " .
C. Mode
8086 (dan juga 8088 ) dapat dioperasikan minimal dan mode maksimum . Pemilu pada MN / MX pin 33 Jika diatur ke 0 V ( rendah) , yang 8086/88 beroperasi dalam modus maksimum, +5 V ( Tinggi ) dalam modus minimum. Minimal, modus sirkuit sederhana kompak dapat terwujud dan garis kontrol yang diperlukan , prosesor sendiri tersedia . Modus maksimum terutama ditujukan untuk mode multi - prosesor atau untuk bekerja dengan co - prosesor 8087 dan 8089.
D. Blok Auxiliary
8086 tidak memiliki osilator internal . Jam yang diperlukan sehingga eksternal yang dihasilkan oleh osilator Chip 8284 Jika prosesor beroperasi dalam mode maksimum - yang biasanya terjadi - garis kontrol yang diperlukan WR , M / IO , DT / R , DEN , ALE dan INTA tidak akan diberikan , tetapi harus disediakan oleh bus pengontrol 8288 Ketika prosesor adalah bagian dari sistem multiprosesor , wasit bus 8289 juga diperlukan . Selanjutnya , latch adalah untuk memisahkan alamat dari Adress-/Datenbus multiplexing diperlukan , seperti 8282 Untuk kontrol yang memadai dari seluruh sistem serta dalam mode multi - prosesor diperlukan driver Bi - Directional , seperti 8286.
ADDRESSING MODES
Adalah bentuk pengalamatan yang paling sederhana.
· Operand benar-benar ada dalam instruksi atau bagian dari intsruksi
· Operand sama dengan field alamat
· Umumnya bilangan akan disimpan dalam bentuk complement dua
· Bit paling kiri sebagai bit tanda
· Ketika operand dimuatkan ke dalam register data, bit tanda digeser ke kiri hingga maksimum word data
Keuntungan :
· Tidak adanya referensi memori selain dari instruksi yang diperlukan untuk memperoleh operand
· Menghemat siklus instruksi sehingga proses keseluruhanakan akan cepat
Kekurangan :
· Ukuran bilangan dibatasi oleh ukuran field
B. Direct Addressing (Pengalamatan Langsung)
· Teknik ini banyak digunakan pada komputer lama dan komputer kecil
· Hanya memerlukan sebuah referensi memori dan tidak memerlukan kalkulus khusus
Kelebihan :
· Field alamat berisi efektif address sebuah operand
Kekurangan :
· Keterbatasan field alamat karena panjang field alamat biasanya lebih kecil dibandingkan panjang word.
C. Indirect Addressing (Pengalamatan tak langsung)
· Merupakan mode pengalamatan tak langsung
· Field alamat mengacu pada alamat word di alamat memori, yang pada gilirannya akan berisi alamat operand yang panjang
Kelebihan :
· Ruang bagi alamat menjadi besar sehingga semakin banyak alamat yang dapat referensi
Kekurangan :
· Diperlukan referensi memori ganda dalam satu fetch sehingga memperlambat proses operasi
D. Register addressing (Pengalamatan Register)
· Metode pengalamatan register mirip dengan mode pengalamatan langsung
· Perbedaanya terletak pada field alamat yang mengacu pada register, bukan pada memori utama
· Field yang mereferensi register memiliki panjang 3 atau 4 bit, sehingga dapat mereferensi 8 atau 16 register general purpose
Keuntungan :
· Diperlukan field alamat berukuran kecil dalam instruksi dan tidak diperlukan referensi memori
· Akses ke register lebih cepat daripada akses ke memori, sehingga proses eksekusi akan lebih cepat
Kerugian :
· Ruang alamat menjadi terbatas
E. Register indirect addressing (Pengalamatan tak-langsung register)
· Metode pengalamatan register tidak langsung mirip dengan mode pengalamatan tidak langsung
· Perbedaannya adalah field alamat mengacu pada alamat register
· Letak operand berada pada memori yang dituju oleh isi register
· Keuntungan dan keterbatasan pengalamatan register tidak langsung pada dasarnya sama dengan pengalamatan tidak langsung
· Keterbatasan field alamat diatasi dengan pengaksesan memori yang tidak langsung sehingga alamat yang dapat direferensi makin banyak
· Dalam satu siklus pengambilan dan penyimpanan, mode pengalamatan register tidak langsung hanya menggunakan satu referensi memori utama sehingga lebih cepat daripada mode pengalamatan tidak langsung
F. Displacement addressing
· Menggabungkan kemampuan pengalamatan langsung dan pengalamatan register tidak langsung
· Mode ini mensyaratkan instruksi memiliki dua buah field alamat, sedikitnya sebuah field yang eksplisit
· Operand berada pada alamat A ditambahkan isi register
Model displacement :
· Relative addressing : register yang direferensi secara implisit adalah Program Counter (PC)
· Alamat efektif didapatkan dari alamat instruksi saat itu ditambahkan ke field alamat
· Memanfaatkan konsep lokalitas memori untuk menyediakan operand-operand berikutnya
· Base register addressing : register yang direferensi berisi sebuah alamat memori dan field alamat berisi perpindahan dari alamat itu
· Referensi register dapat eksplisit maupun implisit
· Memanfaatkan konsep lokalitas memori
· Indexing : field alamat mereferensi alamat memori utama, dan register yang direferensikan berisi pemindahan positif dari alamat tersebut
· Merupakan kebalikan dari mode base register
· Field alamat dianggap sebagai alamat memori dalam indexing
· Manfaat penting dari indexing adalah untuk eksekusi program-pprogram iterative
G. Stack addressing
· Stack adalah array lokasi yang linier = pushdown list = last-in-firs-out
· Stack merupakan blok lokasi yang terbaik
· Btir ditambahkan ke puncak stack sehingga setiap blok akan terisi secara parsial
· Yang berkaitan dengan stack adalah pointer yang nilainya merupakan alamat bagian paling atas stack
· Dua elemen teratas stack dapat berada di dalam register CPU, yang dalam hal ini stack pointer mereferensi ke elemen ketiga stack
· Stack pointer tetap berada dalam register
· Dengan demikian, referensi-referensi ke lokasi stack di dalam memori pada dasarnya merupakan pengalamatan register tidak langsung
Rangkuman materi Mikroprosessor
Reviewed by Akbar
on
Juni 08, 2020
Rating: 5